Meski aku menyukainya
Tak sampai aku tergila-gila
Memikirkannya aku cukup sekedarnya
Tak sampai kejar mengejar
Kalau sempat, menyapanya
Tak sempat, tak mengapa
Ta juga sampai berkorban segalanya
Aku lakukan sebisanya
Tak ada tengiang-ngiang
Atau juga terbayang-bayang
Hanya sekedarnya
Tak ada waktu yang benar-benar dihabiskan
Tak mengganggu khusuk shalat
Waktu tidurpun tak dialpakan
Hanya mencintainya seadanya
Kepenatan, keraguan, kebimbanganmu akan hilang, seiring tilawahmu yang kau baca perlahan.. #karenaQuranAdalahObat
Popular Posts
-
Hari ini aku mendapat kritikan dari ibukku, sangat nyesek sebenernya dihati. Ibukku bilang kalau sekarang aku lebih berat ke dunia dan dari ...
-
Aku bahagia setiap melihatmu, aku bahagia setiap kau tersenyum, dan akupun bahagia ketika kau ada dalam doaku. Walaupun kau tak pernah tau...
-
Suara Ustad Burhan Sidiq kemarin seakan menghentakkan hati kita.... Saat beliau melontarkan guyonan yg sangat sesuai dengan isi bukunya “ go...