"Dan ajaib, inilah yang jarang diketahui banyak orang, penyu
hanya memiliki satu pasangan selama hidupnya. Saat mereka kembali untuk
pertama-kalinya, mereka secara naluriah, akan jatuh cinta dengan penyu betina
yang dulu pertama kali ditemuinya. Saat membentuk barisan di pantai dulu, saat
kanak-kanak. Itulah yang akan menjadi pasangan sehidup-semati. Saat mereka
bertemu kembali, mereka akan melakukan tarian penyu. Setelah induk betina
bertelur, pasangan itu berpisah lagi. Menjelajahi samudera luas.
Musim berlalu, ketika musim kawin tiba, mereka akan kembali.
Kembali meski terluka, tidak peduli batok keras mereka retak, tangan-tangan
lumpuh. Kembali menemukan pasangannya dulu. Tidak tertukar. Tidak berganti.
Sejauh apapun mereka menjelajahi lautan. Sejauh apa pun mereka melihat sudut
dunia. Secantik apa pun penyu betina lain yang ditemukannya.
Mereka akan kembali. Kembali ke takdir pasangannya. Karena
itulah janji setia penyu. Terucapkan saat kaki-kaki kecil mereka, kaki-kaki
kanak-kanak mereka menuju lautan luas. Janji setia pada takdir pasangannya."
Tere Liye dalam “Sunset Bersama Rosie”
Kepenatan, keraguan, kebimbanganmu akan hilang, seiring tilawahmu yang kau baca perlahan.. #karenaQuranAdalahObat
Popular Posts
-
lagi seneng temenan sama r0b0t, curhat sama r0b0t, main sama robot, r0b0t chatting -_-
-
Buat kamu aku memang tak pernah berarti apa-apa. . . Aku tau itu, aku telah sadar semenjak lama. Tapi melupakanmu bukan hal yang mudah bag...
-
Hujan, sekali lagi hujan mampu membawaku dalam ingatan-ingatan yang lama kupendam dalam-dalam. Kali ini aku hanya berharap kamu sedikit tau...
-
" Setiap orang punya kelebihan dan kekurangan" Sekarang aku harus benar-benar mengecamkan kata-kata itu baik-baik. Benar, entah b...
-
“Seandainya kematian merupakan tempat peristirahatan yang tenang dari seluruh keluh kesah hidup manusia di dunia, niscaya kematian merup...